by

Jangan Pernah lakukan ini pada Anak di bawah 13 Tahun

nuansabali.com – Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh dengan cerdas dan mandiri, dan bisa membawa diri di masa depan, belajar dengan tekun dan berprestasi di sekolah. Akan tetapi tidak sedikit orang tua yang keliru dalam mengasuh anak mereka. Kebanyakan orang tua lebih cenderung memanjakan anak-anak mereka dengan dalih bahwa merasa kasihan terhadap sang buah hati yang selalu dianggap masih kecil.

Anak-anak memang sangat perlu selalu dekat dengan orang tua agar dapat mendapatkan nasihat dan bimbingan dari ortu mereka, meskipun begitu ada kalanya mereka harus belajar mandiri sejak dini, untuk bekal hidup mereka di masa depan sebab persaingan masa depan akan semakin cerdas di tambah teknologi yang semakin maju dan berkembang pesat.

Pada saat anak umur 7 tahun sudah mulai di ajarkan cara mandiri setidaknya bisa bangun pagi tanpa di bangunkan atau jangan biasakan ngomel saat membangunkan mereka sebab ini penting untuk perkembangan mental mereka. Hindari juga marah-marah di pagi hari saat anak-anak mulai melakukan aktifitas mereka. Ada batasan dalam cara mendidik anak, untuk anak umur di bawah 13 tahun perlu hindari beberapa hal yang bersifat merugikan perkembangan emosi dan mental mereka. Berikut kita akan bahas apa saja yang perlu kita hindari dan pahami sebagai orang tua dalam mendidik anak yang baik untuk perkembangan mental dan kehidupan mereka dalam melatih kemandirian.

Saat Pagi Hari jangan bangunkan anak dengan omelan dan marah-marah.

Yang pertama adalah hindari marah-marah saat pagi hari apalagi sambal membangunkan mereka, karena pagi hari merupakan hari penentu dalam keseharian, usahakan pagi hari kita memberikan suasana yang damai dan kondusif bagi keluarga terutama anak-anak, jika harus membangunkan mereka lakukan dengan lembut dan tegas ada banyak cara bisa dilakukan tanpa harus mengomel dan marah-marah. Beri mereka pengertian yang baik terhadap situasi jika mereka lambat bangun atau malah pangun pagi.

Dengan konsiten seperti ini kelak anak anda akan sadar dengan sendiri bahkan lebih disiplin dan punya rasa malu jika bangun kesiangan. Sebab jika terus terusan dibangunkan di marahi saat bangun pagi karena takut telat kesekolah anak-anak akan merasa sangat rishi bahkan bisa benci dengan ibu atau ayah mereka, karena kurangnya sikap yang lembut dalam mendidik anak.

Jangan Biasakan Menyiapkan Sarapan kepada anak.

Saat akan sarapak di pagi hari sebelum berangkat ke sekolah misalnya, jangan terlalu membantu menyiapkan atau menyajikan di meja makan, biarkan anak-anak mengambilnya sendiri dan menyiapkannya untuk mereka sendiri, orang tua kususnya para bunda cukup menyiapkan masakan atau makanan yang akan menjadi sarapan mereka di dapur atau taruh tempat di tempat kusus untuk makanan maupun lauk. Biarkan anak belajar mandiri untuk mengambil makanan untuk sarapan mereka sendiri tanpa selalu di bantu orang tua.

Jika selalu saja di dampingin di atur saat sarapan pertumbuhan mereka akan menjadi kurang mandiri salam kehidupan mereka kelak, bahkan jika dan waktu senggang misalnya saat libur sekolah, alangkah baiknya ajak anak anda saat memasak di dapur sambil menunjukan kepada mereka berbagai jenis masakan atau olahkan yang sering kita siapakan kepada mereka. Cara ini akan menjadikan anak anda belajar mandiri bahkan bisa mulai belajar memasak karena sering berinteraksi dengan bunda dan sering dilatih untuk rajin bantu-bantu bersih-bersih saat libur sekolah atau pas waktu senggang di luar belajar sekolah dan kegiatan lainnya.

Saat kesekolah jika ada barang yang terlupa jangan bantu bawakan, biarkan saja.

Biasanya saat anak buru-buru berangkat kesekolah ada saja barang yang terlupakan ini sering terjadi karena kurangnya persiapan dan bahkan dampak dari telatnya bagun pagi. Saat situasi seperti ini biarkan saja jangan di manja dengan membawakan barang yang terlupakan tadi kesekolah, ini memang terkesan sangat egois.

Akan tetapi situasi dengan cara ini bisa melatih mereka untuk lebih berhati-hati dalam menyiapkan barang yang akan mereka bawa saat ke sekolah dan lebih disiplin untuk bagun pagi agar lebih ada waktu untuk menyiapkan barang bawaan saat kesekolah. Secara perlahan mereka akan sadar dan melatih diri untuk lebih disiplin dalam mengatur waktu dan tidak malas untuk bagun pagi.

Pantau Grup belajarnya, biarkan gurunya menghukum jika bandel.

Masa kini dijaman yang komunikasi sudah sangat canggih dan efisien ini cara belajar sudah sangat maju. Apalgi di tambah situsi sekolah kini yang memaksa untuk belajar dari rumah atau istilah Daring. Biasanya para guru menyiapkan materi belajar muridnya melalui Grup Whatsapp atau WA. Nah ini tugas kita sebagi orang tua untuk tetap memantau kegiatan belajar mereka. Agar tetap disiplin mengikuti kegiatan ajar mengajar sesuai dengan system belajar yang di kasih oleh guru mata pelajaran mereka

Saat bermain dengan teman sekolahnya biarkan mereka berinteraksi dan berbagi pengalaman Hindari selalu di kekang dan tetap berpikir Positif.

Bermain merupakan hal yang lumrah dan sudah menjadi hal wajar pada masa anak-anak, meskipun tetap ada batasan sesuai umur. Anak-anak umur di bawah 13 Tahun masih senang melakukan hal-hal yang mereka anggap seru saat dilakukan bersama teman sebaya mereka, kita sebagai orang tua  wajib memantau pergaulan anak dengan teman-temannya dan sangat penting untuk menghindari sikap yang selalu mengekang anak dan menghalangi mereka dalam berinteraksi dengan teman mereka, sebab jika hal itu sering dilakukan perkembangan mental anak akan terganggu.

Biarkan mereka bermain dengan teman maupun sahabat mereka agar bisa saling berbagi pengalaman dan menambah wawasan bagi anak, ini juga penting untuk mendukung perkembangan kecerdasan mereka dalam berbagai hal baru yang akan mereka temui diluar sana.

Semoga beberapa ulasan di atas bisa menjadikan refrensi bagi kita sebagi orang tua untuk lebih cerdas dalam mendidik anak, dan menjadikan mereka lebih sehat bahagia dan berkembang sesuai dengan bakat dan minat mereka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.